Setelah memikirkan selama
beberapa saat akhirnya Elif menyetujui rencana yang diajukan Sami Bey dan juga
Omer. Sami Bey mengatakan kalau dia yakin Elif akan memilih keputusan yang
tepat. Elif mengatakan kalau dia sudah mengirim pengajuan kasusnya ke jaksa dan
pengacaranya saat ini sedang berada di kantor polisi. Omer dan Sami Bey
mengatakan kalau hal tersebut akan diurus oleh mereka. Omer meminta Elif agar
menangani Sebnem karena diantara mereka bertiga hanya Sebnem lah orang yg juga
tahu soal keterlibatan Elif dengan kasus pencucian uang. Omer juga meminta
kepada Elif agar dia jangan percaya kepada siapapun dan jangan berbicara kepada
siapapun tentang mereka yang sedang menjalankan operasi ini. Omer mengatakan
kalai hal tersebut bahkan bisa sampainke telingan Metin bahkan berita itu bisa
sampai hanya melalui celah di tembok yang retak. Omer mengatakan kalau Metin
tidak akan menyukai kalau dia tahu Elif bekerjasama dengan polisi. Kalau Metin
sampai mengetahui segalanya dia akan menghukum Elif. Jadi Omer mengingatkan
kalau tidak boleh ada kesalahan dalam menjalankan rencana ini. Elif berjanji
kalau dia tidak akan mengatakan kepada siapapun tentang rencana mereka dan Omer
mengatakan kalau dia yakin dengan kata2 Elif,Omer juga mengatakan kalau dia
sangat mengenal Elif dari siapapun karena kalau Elif tidak akan mengatakan
apapun kalau dia memang tidak mau mengatakan hal tersebut.
Pinar yang lemas terborgol di
dalam kapal akhirnya diketemukan oleh regu penyelamat.
Elif diantarkan kembali ke
kantornya
Sebelum turun Elif menanyakan
kapan dan dimana mereka akan bertemu lagi. Sami bey mengatakan kalau nanti Omer
akan menghubunginya. Elif diminta untuk menunggu berita dari mereka berdua.
Omer mengingatkan lagi kepada elif kalau nanti Metin menelepon Elif harus
berbicara dengnnya seperti biasanya Elif bicara dengan Merin sebelumnya.
Tetaplah tenang dan jangan biarkan dia mencurigaimu. Elif mengatakan kepada
Omer kalau dia mengerti apa yang telah diucapkan oleh Omer. Elif juga
mengatakan kalau Omer tidak perlu mengatakan hal yang sama berulang2 hampir 10
kali karena dia tidaklah bodoh dan juga tuli. Dan Omer mengatakan kepada Elif
kalau dia hanya ingin memastikan semuanya karena dia tidak ingin nanti Elif
marah2 ketika menerima telepon dari Metin. Elif mengatakan agar Omer tidak
perlu khawatir karena dia tidak akan marah2. Lalu Elif pun turun dari mobil.
Merekapun saling bertatap2an sebelum pintu mobil ditutup.
Kemudian Sami Bey pergi makan
siang bersama Omer.
Sami Bey : Gadis itu tidak
menolak,itu baik sekali.
Omer : Dia tidak memiliki
pilihan lain selain harus menerimanya.
Sami Bey : Itu yang kau
katakan,lalu...
Tiba2 Omer tersedak dan dia
memanggil pelayan di restoran tersebut agar mengganti tehbyang diminum Omer.
Sami Bey : Aku mengerti
kegugupanmu. Sebuah komplotan penting akan segera kita tangkap dan pada
akhirnya pembunuh dari tunanganmu akan segera ditemukan. Tetapi sepertinya ada
hal lain yang belum kau katakan kepadaku.
Omer : Memangnya ada apa lagi
pak? Bukankah sudah menjadi tugas kita untuk membersihkan kejahatan dari dunia
ini.
Sami Bey : Itu memang benar
tetapi selain itu masih ada hal lain yang belum kau katakan kepadaku.
Omer,lihat aku akan menanyakanmu satu kali saja dan kau akan menjawab
pertanyaanku dengan jujur. Ada hubungan apa antara kau dan Elif? Kau tidak akan
mengatakan kepadaku kalau aku tidak menanyakannya kan? Bagus sekali!
Omer : Aku pikir hal itutidak
penting pak
Samu Bey : Jangan buat aku
marah Omer,kau tahu dengan baik kalau hal ini sangatlah penting,jangan bermain2
denganku Omer. Kau tahu apa yang aku katakan bisa menghancurkan semua rencana
kita bukan?
Omer : Aku akan lebih
berhati2 pak,tidak ada hubungan apapun antara kami berdua saat ini.
Sami Bey : Tetapi ada luka
yang tersisa dari perpisahan itu bukan? Aku benar kan?. Apa yang diketahui
laki2 itu tentang hubungan kalian berdua.
Omer : Semuanya. Mereka
mengetahui semuanya. Mereka mengetahui kalau aku seorang polisi. Mereka
mengetahui apa yang terjadi antara aku dan Elif.
Sami Bey : Kau tahu kelemahan
membawa kepada bahaya dan kau mengetahui hal itu lebih dari siapapun. Kauntidak
bisa melindungin dirimu sendiri ataupun melindungi gadis itu. Waktu disaat
hatimu mengendalikan dirimu maka kau akan menjadi target. Lihat aku akan
memperingatkanmu untuk pertama dan terakhir kalinya. Tidak akan ada lagi hubungan
antara dirimu dan Elif. Jika nanti terjadi suatu hal aku akan menjauhkan dirimu
dan akan melanjutkan ini seorang diri,dan kau akan menjadi orang yang akan
bertanggung jawab untuk semua ini.
Di kantornya Elif yang sedang
merenung di ruang kerjanya tiba2 didatangi oleh Leven.Levent membawakan Elif
bunga. Kedatangan Levent juga untuk berpamitan karena dia ingin mengundurkan
diri dari perusahaan. Elif berusaha untuk mencegahnya. Levent mengatakan kalau
alasan dia mengundurkan diri karena Omer. Lalu Elif mengatakan kalau masalah
seperti itu tidak akan terjadi lagi karena sekarang Elif dan Omer sudah tidak
memiliki hubungan lagi. Akhirnya Levent pun mengurungkan niatnya untuk
mengundurkan diri dari perusahaan Elif.
Omer pulang ke rumahnya dan
ibunya yang sedang menyapu halamannya mengatakan kalau Cihan dan Ferhat
mencari2 dirinya. Ibunya mengingatkan kalau hari itu adalah hari untuk pesta
sunatnya Cihan. Omer meminta maaf kepada ibunya karena dia telah lupa dengan
hal tersebut,Omer mengatakan kalau banyak pekerjaan yang harus dia lakukan.
Elif mengunjungi Tayyar dia
menanyakan kapan Asli bisa pulang. Tayyar mengatakan kalau dia sedang marah
karena rekaman yang berada di kamar perawatan Asli telah hilang dicuri. Dan
karena marah Tayyar sudah memecat anak buahnya.
Omer sedang berbincang2 di
ruang tamu dengan temannya Ferhat. Ferhat mengatakan kalau sekarang posisi Omer
sudah semakin baik.terakhir mereka bertemu saat itu Omer masih bertugas di
Van.lalu tiba2 keponakan Omer dan anak Ferhat saling berlari2an. Omer
menghentikan mereka. Ibunda Omer dan juga Melike mencoba untuk menghibur anak
Ferhat dan mengatakan kalau disunat iti tidak sakit. Lalu Omer mengatakan kalau
dia juga akan memanggil Pelin dan Arda untuk membantu.
Mert mengajak Nilufer untuk
sarapan.tetapi Nilufer mengatakan kalau dia tidak berselera makan. Mert
menyarankan agar Nilufer jangan memikirkan Elif karena bisa membuatnya menjadi
kesal. Nilufer mengatakan bagaimana dia tidak merasa kesal karena sekarang dia
hanya seorang diri dan sudah tidak memiliki ibu lagi. Nilufer mengatakan tidak
akan ada lagi orang yang akan mengerti sakit hatinya dan tidak ada lagi yg akan
menolongnya. Mert mengatakan kalau Nilufer bisa percaya kepadanya karena mereka
adalah teman. Lalu nilufer mencoba untuk meminjam HP kepada Mert. Tetapi Mert
tidak meminjamkan HP nya kpd Nilufer.
Dirumah sakit Elif bersama
Tayyar. Elif mengatakan kalau dia berencana untuk mengambil Nilufer dari rumah
Tayyar.Tetapi Tayar mencegahnya dan mengatakan kalau lebih baik Nilufer tinggal
sementara dengannya saja. Tayyar juga memberitahukan Elif kalau Asli mengalami
hilang ingatan.tetapi hilang ingatan jangka pendek. Elif kemudian menemui Asli
di kamar nya. Elif memberitahukan perihal kematian ibu mereka kepada Asli. Asli
menangis dan dia kembali histeris.
Metin menemui Tayyar dan
mereka merencanakan sesuatu. Tayyar mengatakan kalau Elif akan segera mendengar
berita kematian Tanner dan itu akan membuat dia bersedih lagi. Tayyar ingin
setelah kesedihannya hilang baru Elif boleh melihat rekaman video mengenai
kematian ibunya. Tayyar mengatakan kalau dia sudah menyewa sebuah rumah baru
untuk Metin.dia tidak ingin ada orang lain yang tahu ttg alamt Metin yang baru.
Tayyar mengingatkan Metin agar tidak membahayakan dirinya sendiri,Tayyar dan
juga pekerjaan mereka.
Sementara itu Levent sedang
mengemasi barang2nya dan Bahar bertanya kenapa Levent melakukan hal itu. Levent
mengatakan kalau semuanya telah berakhir dia akan meninggalkan Bahar. Bahar
mengajak Levent untuk berbicara dan dia berjanji akan memperbaiki kesalahannya.
Tetapi Levent sudah tidak menghiraukan lagi. Bahar kemudian bertanya kepada
Levent apa keputusan ini diambil termasuk keputusan Levent yg tidak jadi keluar
perusahaan karena Levent sudah jatuh cinta pada Elif. Levent menjawab dan
mengatakan kalau dia sendiri tidak tahu apakah dia mencintai Elif atau memang
Levant sudah tidak mencintai Bahar lagi. Levanr mengatakan kepada Bahar kalau
semua ini terjadi karena kesalahan Bahar sendiri jadi dia tidak perlu
menyalahkan orang lain. Dan kemudian Levent pergi meninggalkan Bahar.
Omer sedang mempersiapkan
acara untuk pesta sunatan Cihan *anak Ferhat* dia dibantu oleh Arda untuk
memasang lampu hias. Arda menyalahkan Omer soal cara dia memasang lampu hias
dan Omer mengatakan pada Arda agar jangan terlalu banyak bicara. Kemudian OMer
meminta kepada Arda agar orang2 mulai menyalakan lampunya. Sementara itu Melike
dan Ibu Omer mempersiapkan makanan untuk disajikan kepad aorang2 yang sedang
mempersiapkan acara tersebut. Pelin datang dan Melike memintanya untuk mencoba
masakan yang sudah dia dan ibu Omer buat. Pelin mengatakan kalau makanan itu
enak sekali. Kemudian Pelin menanyakan dimana Omer. Melike mengatakan kalau
mereka baru saja lewat dan saat ini pasti sedang menghias mobil.kemudian Melike
mengajak Pelin untik membagi2kan makanan tersebut.
Omer dan Arda menghias mobil.
Omer mengatakan kalau kakaknyantidak berada tintempat itu sekarang dan dia juga
belum melihatnya sepanjang hari ini. Omer menanyakan apakah kakanyanjuga tidak
datang ke kantor dan Arda menjawab tidak. Kemudian Arda menanyakan pada Omer
tentang Elif. Apa Omer sudah berbicara dengan Elif. Omer hanya menjawab kalau
dia memiliki pekerjaan lain selain berurusan dengan Elif. Arda mengatakan
karena Omer tidak bisa memberikan apapun kepada Elif maka dengan menjauhi Elif
adalah sebuah keputusan yang tepat. Arda kemudian juga menanyakan soal kasus
pencucian uang yang dilakukan Elif.tapi tiba2 anak2 berlarian menghampiri
mereka dan Omer menyuruh mereka untuk bermain saja. Kemudian datang juga Ferhat
yang mengucapkan terima kasih karena Omer telah banyak membatunya dalam
menyelenggarakan pesta untuk sunatan putranya. Ferhat mengatakan kalau dia
berdoa agar suatu hari Omer dianugrahi seorang putra. Tetapi Omer mengatakan
kalau kesempatan itu telah berlalu,tapi Arda mengatakan kalau nanti Omer akan
memiliki seorang putra. Arda juga mengatakan kalau Omer akan menjadi seorang
ayah yang akan menyelenggarakan pesta sunatan untuk putranya kelak. Lalu tiba2
anak2 datang menghampiri mereka dan mereka bersiap untuk berangkat ke tempat
sunat.
Malam hari pesta
diselenggarakan. Pestanya sangat ramai dan meriah.Melike pamer kepada
tetangga2nya perihal pacar Omer yang kaya. Mendengar hal itu Omer lalu
memanggil Melike dan menegurnya. Hasan memanggil Omer dan memberitahukan kalau
Elif datang.
Omer : Elif
Elif : Aku berhenti d depan
rumahmu dan tetanggamu mengatakan kalau kau ada disini,jadi aku....
Omer : Oke ini tidak masalah.
Elif : Sepertinya seharusnya
aku tidak datang.
Omer : Baiklah tidak apa2 ini
bukan masalah. Apa telah terjadi sesuatu?
Elif : Tidak,tidak ada yang
harus dikhawatirkan,aku....hanya penasaran
Omer : Kenapa?
Elif : Apa yang terjadi hari
ini apakah semua itu idemu?
Omer : Memangnya apa yang
penting dengan hal tersebut Elif? Permasalahanny berbeda. Pikirkanlah tentang
hal itu dan persiapkan dirimu juga untuk itu.
Elif : Ini penting untukku.
Karena jika itu adalah idemu maka artinya kau telah berusaha untuk
menyelamatkanku. Dan itu artinya aku masih memiliki tempat di hatimu.
Omer : Lihat Elif ini
bukanlah tempat dan waktu yang tepat untuk membicarakan hal ini. Jadi kau
jangan khawatir tentang hal itu.
Lalu Melike memanggil Omer
dan Melike memberitahukan kalau orang2 sedang menunggunya untuk menari. Melike
menawarkan Elif untuk tetap berada di acara tersebut. Lalu Melike juga mengajak
Elif menari agar bisa menghilangkan sedikit rasa stress. Elif menolaknya dan
mengatakan kalau dia tidak pandai menari. Lalu Omer mengatakan kepada kakaknya
kalau Elif tidak akan mengerti tarian yangbakan mereka tarikan karena Elif
hanya mengerti Flamenco dan Salsa saja.
Omer meninggalkan mereka dan
meminta agar musik dinyalakan dan mereka lalu menari. Melike masih mencoba Elif
untuk menari.tapi Elif masih menolak.
Pelin dan Arda juga ikut
menari. Omer mengejek Arda karena posisi tangannya masih salah saja padahal dia
sudah lama bertugas di Ankara. Omer pun meminta Arda untuk lebih mengangkat
tangannya. Dari kejauhan Pelin juga mengajak Elif untuk menari. Setelah
dipaksa2 oleh Melik,Elif pun ikut bergabung menari. Melihat hal itu Omer
menjadi terkejut. Mereka menari saling berhadapan satu sama lain dan sepanjang
menari mereka selalu bertatapan. Elif membayangkan kalu mereka sedang menari di
acara pernikahan mereka dan begitu juga dengan Omer.Lalu alunan musikpun
berhenti tetapi Omer dan Elif masih saja menari secara tidak sadar. Arda
mengingatkan Omer kalau musik telah berhenti. Omer memuji kalau kemampuan
menari Elif juga tidak buruk.
Elif lalu berjalan
menghampiri bocah yang disunat untuk memberikan uang dan selamat. Ibunda dari
bocah itu juga mengatakan semoga nanti Elif juga akan memiliki putra sehingga
juga akan merasakan giliran menyunat anaknya. Elif sedikit terkejut
mendengarnya. Omer mengatakan kalau Elif seperti tidak menikmati acara
tersebut.tapi Elif mengatakan kalau dia merasakan hal yang sebaliknya. Elif
akan segera pergi karena dia tidak ingin menggangu Omer lagi. Kemudian terjadi
sedikit argumen antara mereka
Omer : Aku rasa kau tidak
berbeda jauh dengan orang biasa Signorina.
Elif : Aku juga tumbuh besar
di negata ini Komisar. Kau menduga kalau akuntidak mengetahui adat istiadat
hanya karena aku berasal dari keluarga kaya?. Selamt menikmati harimu.
Elif pun lalu pergi
meninggalkan acara.
Omer,Arda dan Pelin sedang
berbincang2 lalu tiba2 datang Husein yang mengabarkan tentang kematian Tanner.
Mereka bertiga lalu bergegas meninggalkan pesta.
Di sel Tanner Omer menanyakan
kejadian yang sebenarnya kepada teman satu sel Tanner. Teman satu sel Tanner
mengatakan kalau Tanner meninggal karena bunuh diri. Lalu ada adegan flashback
dimana Tanner sudah dicekik oleh teman satu selnya itu.dan lalu tiba2 datang
seorang polisi.polisi itu membawa kertas dan pulpen.dia meminta Tanner untuk
menulis surat wasiat kepada istrinya. Di dalam surat itu Tanner dipaksa untuk
menulis kalau dia adalah pembunuh ayah Asli.
Setelah itu Omer,Arda dan
Pelin pergi ke rumah Tayyar. Omer ingin berbicara dengan Pinar. Tetapi Tayyar
mengatakan kalau Pinar sudah tidak tinggal dengannya lagi. Pinar sedang bersama
ibunya dan Tayyar juga mengatakan kalu mereka sudah berpisah.
Elif sedang berada di
rumahnya bersama Bahar. Elif megatakan kalau dia merasa mendengar suara2 yang
aneh dinrumah tersebut. Bahar mengatakan mungkin suara itu muncul karena rasa
takut Elif. Bahar menyarankan kepada Elif agar menjual rumah tersebut karena
saat ini Elif juga sedang membutuhkan banyak uang. Tetapi Elif menolaknyasaran
Bahar. Lalu tiba2 bel berbunyi. Elif membukakan pintu.disana ada Omer,Pelin dan
Arda ya datang ke rumah elif untuk mengabarkan perihal kematian Taner. Elif
sangat shock dan sedih sekali.
Sementara itu Pinar yang
berhasil diselamtkan sedang menjalani perawatan di rumah sakit.
2 hari kemudian Elif dan juga
Nilufer mengantarkan Asli ke makam Taner dan juga Ibunya. Mereka bertiga hanya
bisa menangis di makam ibunya.Di malam hari Elif tidak bisa tidur dia menatap
ke arah jendela sambil menangis. Lalu Elif mematikan lampu kamar tidurnya.dan
ternyata Omer mengawasi keadaan Elif dari sebrang rumahnya.
Omer pergi ke tempat ahli
pambaca tulaisan tangan.dia membawa contoh2 tulisan tangan Taner untuk
dibandingkan dengan tulisan tangan dia dari surat wasiat sebelum dia
meninggal.Omer melihat sebuah Kaligrafi dan dia menyukainya. Lalu si pembuat
kaligrafi itu pun memberikan kaligrafi tersebut sebagai hadiah kepada Omer.
Lalu Omer pun pergi
mengunjungi Elif di kantornya.
Elif : Omer
Omer : Selamat atas kantor
barumu,ini tidak sedingin kantormu yang dulu.
Elif : Terimakasih Omer kau
baik sekali. Terima Kasih.
Omer : Bagaimana kabarmu?
Elif : Aku sedang beres2.
Omer: Aku juga sedang
mempersiapkan laporanku. Aku datang kemari bukan untuk meminta keteranganmu
perihal Taner.
Elif :Ya mungkin kau membawa
berita buruk lagi.
Omer : Apa kau pikir aku suka
selalu membawa berita sedih untukmu?
Elif : Lagipula semua iti
bukankah bagian dari pekerjaanmu bukan? Dan juga apa bedanya kalau kau
membuatku marah atau kau membuat orang lain marah.Lalu apa masalahnya denganmu.
Bukan begitu? Apa yang ada di tanganmu?
Omer : Hadiah,sebuah hadiah
kecil untik kantor kecilmu ini.
Elif : Ini bagus sekali
Omer : Pembuat kaligrafi ini
memberikannya kepadaku. Dan ketika aku melihat kaligrafi ini aku langsung
memikirkanmu.
Elif : Apa kau mengerti apa
yang tertulis disini?
Omer : Tentu saja aku tahu.
Itu berbunyi " "Jadilah seperti apa yang terlihat atau terlihatlah
seperti apa dirimu". Aku menemukan ruang yang kosong di dindingmu. Ketika
kau melihat kaligrafi itu kau akan teringat diriku. Baiklah kalau begitu ayo
kita pergi.
Elif : Kemana?
Omer : Jangan bertanya dan
ayo ikut dengan diriku.
Elif : Omer jangan
bercanda,aku tidak bisa pergi kemanapun hari ini. Aku tidak memiliki waktu.
Omer : Ayo kita pergi dan kau
akan mengerti ketika kita sampai disana.
Elif : Omer. Aku lelah dengan
permainan teka teki ini. Mungkin kalau lain hari kau menaruh karung di atas
kepalaku, maka baru akan ada tindakan.
Omer : Jika aku
membutuhkannya maka aku akan melakukannya.tidak akan ada yang tidak kita
lakukan.
Elif : Omer mau kemana kau?
Omer : Aku ingin membeli
roti. Aku sangat lapar.apa kau ingin satu?
Elif : Tidak,aku tidak mau.
Lalu datang Bahar dan dia
mengatakan kalau kedatangan Omer untul memberikan salam hangat kepada kantor
baru merek. Mendengar hal tersebut Omer terlihat tidak suka. Ketika Omer dan
Elif hendak berjalan ke mobil Levent datang. Elif menyapa Levent.melihat hal
itu Omer terlihat tidak suka. Setelah Omer dan Elif pergi meninggalkan mereka
Levent hanya bisa memandangi mereka berdua. Dan Bahar yang ada disana juga
memandangi Levent.
Di mobil Omer mengunyah
makanannya dengan sedikit emosi.
Omer : Jadi pria bodoh itu
masih bekerja di kantormu?
Elif : Siapa?
Omer : Siapa lagi? Levant
atau siapalah namanya itu. Orang yang tinggi itu.
Elif : Ya..kau salah paham
dengannya Omer.
Omer : Ahhhh itu bukanlah
masalah buat diriku lagi.oke.
Elif : Baiklah kalau begitu
jangan bertanya tentang apapun lagi kepadaku,tentang apa yang menjadi
kekhawatiranmu komisar.
Omer : Baiklah
Signorina,baiklah aku tidak akan bertanya lagi.
Lalu Omerpun kembali melanjutkan
memakan rotinya dengan agak emosi.
Di kantor polisi Arda dan
Pelin memberikan laporan tentang kematian Taner kepada Ali.tidak ada sidik jari
orang asing yang ditemukan.dan juga kancing baju yg ditemukan Omer bukanlah
milik Taner. Maka disimpulkan kalau Taner melakukan bunuh diri. Arda meragukan
kesimpulan itu karen menurut Arda 1 hari sebelum kematian Taner,Omer telah
menemui Taner dan Taner mengatakan kalau dia dibantu untuk keluar dari penjara
maka Tanner akan memberitahukan siapa orang yang seharusnya bertanggung jawab.
Akhirnya Pelin meminta perpanjangan waktu 1 hari lagi kepada Ali. Mereka
berencana untuk mencari bukti tambahan lagi.kalau bukti tambahan itu tidak
berhasil didapatkan mereka akan menutup kasus kematian Taner. Lalu Husein
menanyakan keberadaan Omer kepada Pelin dan Arda,tetapi mereka berdua
mengatakan kalau mereka tidak tahu dimana Omer saat ini.

EmoticonEmoticon