Tayyar menelepon Metin, dia menyuruh Metin
untuk segera memberikan video rekaman kematian ibunya kepada Elif, karena uang
sudah siap dikirim dan kesabaran dari pihak yang di Roma sudah mulai habis,
Tayyar memerintahkan agar 2 hari lagi Metin sudah bisa pergi ke Roma.
Sementara itu di hutan Omer masih melatih Elif
untuk menembak. Elif yang tidak mau menembak pohon akhirnya dibuatkan papan
untuk latihan menembak.
Omer : Kau senang, sekarang kau tidak akan
menyakiti makhluk hidup yang lainnya.
Elif : Iya.
Omer : Ambil ini (Omer sambil memberikan
pistol kepada Elif)
Elif : Ini sangat berat dan dingin, aku sama
sekali tidak menyukainya.
Omer : Baiklah kau bisa melakukan hal-hal yang
tidak kau sukai ketika kau menginginkannya. Angkat pistolnya, bidikkan kea rah
targetnya, seperti yang sudah aku tunjukan. Lalu tarik pelatuknya, ayo..
Elif : Ini pertama kalinya aku memegang
pistol. kau tahu itu.
Omer : Jangan takut, bayangkan kalau itu
adalah Metin, lalu tarik pelatuknya. Ayo..
Elif kemudian mencoba untuk menembak, tetapi
Elif kaget dengan bunyi suara yang keluar dari pistol dan dia berteriak.
Elif : Sial, aku ini seorang desainer, bukan
seorang polisi wanita. Tidak peduli seberapa keras kau mencobanya, aku tidak
akan mampu melakukannya, dan aku juga tidak mau melakukannya. Carikan aku
bodyguard atau apa saja yang kau inginkan. Atau biarkan mereka datang dan
kemudian membunuhku. Aku sudah tidak peduli lagi. Paling tidak aku akan
terbebas dari semua ini.
Omer : Ketika kau bertemu para mafia itu kau
tidak akan berkata kalau kau hanyalah seorang desainer. Ada apa ini? Apa kau
taku dengan pistol?Aku tidak membelinya Elif Hanim, aku tidak membelinya. Kau
tidak bisa menghindar dariku, Ayo…
Lalu Omer menarik tangan Elif
Elif : Omer, Omer
Omer : Berdiri disini, seperti yang sudah
kukatakan kepadamu, ambil pistolnya, talik pelatuknya ketika kau siap.
Elif : Ini tidak berguna sama sekali, ini
tidak akan berhasil, todak peduli seberapa keras aku mencobanya. Aku tidak bisa
melakukannya.
Omer : Berhenti untuk protes dan fokuslah. Sikap
berdirimu salah, cara kau memegang pistol juga salah. Kau tidak bisa memegang
senjata seperti itu, kau harus mendapatkan posisi yang baik. Tekuk lututmu.
Elif : Lihat kau telahmelakukan ini selama
bertahun2, tetapi kau mengatakan kalau ini benar, itu salah, tapi aku benar2
tidak mengerti Omer.
Omer : Itu semua karena kau tidak
berkonsentrasi, kau dapat melakukan semua itu kalau kau fokus. Fokus !. Tekuk
lututmu seperti ini, lakukan
seperti yang kukatakan kepadamu, dan arahkan
ke tujuan. Temukan targetnya, jika kau merasa sudah siap, tarik pelatuknya. Yak
seperti itu. Ayo ambil
Lalu Elif mncoba lagi untuk menembak. Ketika
Elif sedang mengarahkan pistol ke targetnya, Omer memeluk Elif dari belakang,
maksudnya untuk membantu Elif belajar menembak.
Elif : Apa yang kau lakukan?
Omer : Aku mencoba untuk mengajarimu, itupun
juga kalau kau mengijinkanku. Arahkan ke tujuan, fokus pada target, tekuk
lutumu sedikit. Lalu berdiri dengan tegap.
Tiba2 Elif teringat lagi dengan kata2 Omer,
kalau Omer akan melakukan semua hal untuk memberikan cinta tak bersyarat yang
dia cari selama ini.
Omer : Ya seperti ini, dan jika kau siap tarik
pelatuknya, Yak..itu dia.. itu dia, itu dia Signorina (Elif berhasil menembakan
pistol tersebut ke sasarannya.
Omer pun mengajak Elif untuk High Five (Tos),
lalu mereka melanjutkan latihannya.
Elif : Bidikkan, aku belum berhasil membidik
tepat di tengah sasarannya, tetapi…
Omer : Kau akan berhasi, segera kau akan
berhasil. Kau sangat berbakat dan kau pasti bisa segera menguasainya. Akan
tetapi ini semua akan jauh lebih mudahkalau kau tidak keras kepala.
Ngomong-ngomong, disini. Baiklah…
Elif : Omer, Sampai kapan hal ini akan
berlanjut?
Omer : Sampai kau bisa mempelajarinya.
Elif : Aku tidak membicarakan hal itu. Kita..maksudku
sampai berapa lama kita akan begini. Apakah kau tidak merasakan apa2 ketika kau
memegang tanganku? Jika kau penasaran maka aku akan mengatakannya kepadamu,
setiap kali aku merasakan hembusan nafasku menyentuh kulitku, itu membuatku
gemetar, dan kemudia aku mengingat kalau kau tidak menginginkanku. Aku tidak
tahu seberapa laamu aku akan mampu bertahan. Aku berada dekat denganmu, tetapi
aku merasa jauh.
Omer : Mari kita fokus ke tugas kita.
Omer : Aku bisa melakukan ini sendiri, ini
tidaklah susah. Maaf kalau kau tidak keberatan, aku butuh sedikit tempat .
(Lalu Omer pun bergeser dari Elif).
Elif akhirnya berhasil menembak dengan tepat
sasaran.
Elif : Aku berhasi, aku berhasil menembaknya
tepat di tengah2.
Omer : Kerja yang bagus Elif, ini bagus sekali.
Elif : Lihatlah aku berhasil. Aku berhasil,
kau lihat itu kan?
Omer : Ini hanya keberuntungan pemula, coba
kau tembak lagi dan kita akan melihatnya.
Elif : Baiklah berikan kepadaku.
Sementara itu dikamar mandi Metin menemui
Niluifer, Nilufer menjelaskan situasinya kalauHP dia diambil oleh Tayyar, dan
Metin memberitahukan kalau untuk beberapa saat mereka pasti akan jarang
bertemu. Mert yang menunggu di luar kamar madi mulai curiga, dan dia akhirnya
memutuskan untuk masuk ke dalam kamar mandi untuk mengecek Nilufer.
Lalu adegan berlanjut ke Omer dan Elif yang
berada di dalam mobil.
Omer : Sepertinya latihan menembak telah
membuatmu sedikit tegang.
Elif : Ya seperti itulah hal yang terjadi.
Omer : Aku berkata jujur, tetapi kau sungguh
mengejutkanku. Aku tidak berharap banyak kalau kau akan bisa melakukannya,
Tentu saja kau tidak boleh sampai melupakan usaha yang telah dilakukan oleh
gurumu.
Elif : Kau sadar Omer, kau sangat sombong
sekali.
Omer : Sombong? Memangnya aku sombong tentang
hal apa? Aku mengatakan yang sebenarnya. Ayo kita makan kazandibi disini. Ayo
kita berhenti dulu.
Elif : Tidak
Omer : Kenapa? Kau tidak biasanya menolak
ajakan makan desert, aku yakin kau pasti sedang stress. Ini akan membuatmu
lebih tenang
Elif : Aku sedang berusaha mengurangi
kebiasaan buruk.
Omer : Bahkan aku sekarang lebih merasakan hal
itu.
Lalu mereka duduk berdua di kedai, Omer
memesan beberapa jenis makanan dan juga minuman. Sedangkan Elif meminta untuk
dibawakan kopi Turki ukuran sedang.
Omer : Apa kau yakin hanya itu saja?
Baiklah..kau tahu apa yang terbaik.
Elif : Kenapa kita harus pergi ke tempat ini?
Omer : Untuk menikmati desert.
Elif : Jangan lakukan itu Omer. Aku tahu kalau
kau akan mengatakan sesuatu yang tidak menyenangkan kepadaku. Maka dari itu kau
memesankan aku desert.
Lalu pesanan mereka datang.
Omer : Elif, aku ingin menanyakan beberapa
pertanyan kepadamu tentang kematian Taner. Ada beberapa pertanyaan yang
mengganjal dipikiranku. Mungkin kau bisa membantuku?
Elif : Bukankah kasus nya sudah ditutup? Kau
mengatakan kalau dia meninggalkan sebuah pesan dan lalu dia bunuh diri.
Omer : Apa kau mempercayai semua yang tertulis
di laporan itu?
Elif : Apa yang ingin kau katakan Omer? Apakah
mungkin kalau dia dibunuh?
Omer : Itu mungkin saja.
Elif : Sial..Sial
Omer : Oke, baiklah tenang, tenang Elif.
Elif : Bagaimana aku bisa tenang, karena
mungkin saja dia dibunuh.
Omer : Hal itu memang tidak menyenangkan,
tetapi tolong tenang. Lihat aku, katakana semuanya yang kau ketahui tentang
Taner, mungkin dia terlibat atau tidaknya, tolong ceritakan kepadaku. Mungkin
kau bisa membantuku.
Elif : Lihat aku tidak tahu apa-apa,
Yangkutahu adalah keluargaku dalam bahaya, Omer, aku benar-benar tidak tahu
apa-apa.
Omer : Elif mungkin, hal terkecilpun yang
berkaitan dengan kematian Taner bisa membawa kita menemukan siapa pembunuh
ayahmu. Jadi pikirkanlah dengan tenang dan juga jelas.
Elif : Baiklah
Omer : Apakah ada orang yang sedang marah
dengan Taner? Mungkin di perusahaan atau yaa apa kau mengingat sesuatu hal
tentang itu? Maksudku, Taner..
Elif : Taner adalah laki2 yang pendiam, aku
tidak mengetahui dia sedang bertengkar dengan siapa atau sedang memiliki
permasalahan dengan siapa.
Omer : Kau adalah orang terakhir yang menemui
dia di penjara bukan, Apakah dia bertingkah mencurigakan? Apakah kelakuannya
aneh?
Elif : Dia saat itu memang bertingkah sedikit
aneh.
Lalu terjadi Flashback pertemuan antara Elif
dengan Taner, di pertemuan itu Taner mencoba meyakinkan kalau dirinya bukan
pembunuh ayah Elif, dan Taner bersumpah demi anaknya yang belum lahir. Kemudian
Elif mengatakan kalau dia sudah mengetahui perselingkuhan Taner dengan Pinar,
Taner mencoba menjelaskan kalau dia memang mencintai Pinar, tetapi dia lebih
mencintai Asli. Lalu Elif mengatakan kalau hal itu tidaklah diperbolehkan.Karena
tidak bisa ada dua cinta dalam satu hati. Lalu Taner memohon kepada Elif agar
segera dikeluarkan dari penjara karena di penjara Taner mengalami banyak
kejadian. Kemudian sebelum Elif pergi Taner berteriak2 terus memohon2 kepada
Elif.
Omer : Ap kau mempercayainya?
ELif : Ya aku mempercayainya, pembunuh ayahku
bukanlah Taner.
Omer : Pendapatku juga seperti itu.
Elif : Omer kapan semua mimpi buruk ini akan
berakhir? Apakah semua ini tidak aka nada akhirnya?
Omer : Ini akan berakhir..Ini Akan berakhir.
Elif : Kapan? Kapan semua ini akan berakhir.
Setiap harinya sesuatu yang baru bermunculan, setiap harinya muncul misteri2
baru, kapan ini semua akan berakhir?
Omer : Ini semua akan berakhir sekarang,
karena kasus ini ada di tangan yang tepat. Sami Bey akan mencurahkan hati,
pikiran dan perasaannya untuk kasus ini. Dia adalah satu2nya polisi yang
memberikan dukungan dan selalu bisa aku jadikan tempat untuk kembali. Dia
adalah pakarnya dalam pekerjaan seperti ini, tidaka ada komplotan yang bisa
melarikan diri darinya. Kau akan melihat bagaimana kita akan segera memecahkan
masalah ini.
Elif : Oke, untuk menangkap Metin, apakah kita
harus pergi ke Roma? Bagaimana jika Metin menelepon, lalu aku menemuinya, lalu
kau datang untuk menangkapnya.
Omer : Hal-hal seperti itu tidaka kan berhasil
Elif.
Elif : Kenapa? Kenapa kau membuat masalah ini
menjadi begitu sulit? Aku tidak mengerti. Aku lelah dengan pria ini, tolong
tangkap dia, dan buat dia keluar dari hidupku. Buat dia pergi!
Omer : Elif, ada orang yang sangat berpengaruh
yang mendukung mereka. Banyak orang2 mereka di kepolisian, di pengadilan yang
mendukung mereka.Kalau tidak ada kekuatan besar dibelakang mereka, mana mungkin
mereka bisa mengambil berlian dan juga uang dari luar negri. Katakanlah kita
berhasil menagkap Metin, maka semua yang terjadi kita bisa membuka identitas
asli dia. Aku yakin, seperti aku yakin dengan namaku, kalau catatan dia bersih.
Elif : Mereka menculik kami, dan mereka
menjadikan Nilufer selama tahanan selama beberapa hari, Kami berdua adalah
saksi, apa hal itu tidak cukup?
Omer : Sebuah bukti dalam sebuah kejahatan,
jika salah satu diantara mereka hilang maka kita seperti menembak di dalam
kegelapan. Tidak aakan ada yang bisa diselesaikan, sebelum kita menggunakannya.
Elif : Jadi aku terpaksa harus melakukannya?
Omer : Ya, kau tidak memiliki pilihan lain.
Kemudian pembicaraan mereka selesai dan Elif
mengajak Omer untuk meninggalkan café tersebut.
Sementara itu ada seorang pemuda (komplotan
Metin) yang berusaha mengalihkan perhatian penjaga Elif, dia pura2 bertanya
mengenai arah ke penjaga ruamha Elif, ketika penjaga rumah Elif lengah, Metin
masuk ke dalam rumah Elif.
Di mobil Elif kembali berbincang dengan Omer
Omer : Sudah berapa lama kau mengenal TayyarDundar?
Elif : Aku rasa ketia aku duduk di bangku SMA.
Saat itu usaha ayahku sedang mengalami kemunduran. Paman Tayyar menjadi
penyumbang dana, lalu keadaan pun menjadi lebih baik. Setelah itu mereka
menjadi sahabat dekat.
Omer : Seberapa besar kau mempercayainya?
Elif : Aku mempercayainya demi hidupku dan
juga hidup saudara2ku.
Omer : Baiklah kalau kau mengatakan seperti
itu, lalu..
Elif : Apa? Apa maksudmu?Apakah Paman Tayyar
juga kau curigai?, ahh benar, dia satu2 nya orang yang tertinggal untuk kau
curigai. Berhentilah mencari pembunuhnya di dalam keluargaku. Siapa yang tahu,
jangan2 orang tersebut ada disekitarmu?
Omer : Apa kau benar2 jujur dengan apa yang
baru saja kau katakan? Kau telah bertemu dan melihat semua orang yang ada
disekitarku. Mereka semua hidup di dunia kecil mereka. Lagipula, harus ada
sebuah mimpi besar di dalam hidupmu, yang bisa membuatmu untuk terdorong
terlibat dalam suatu kejahatan.
Elif : Jadi maksudmu tersangkanya haruslah
orang kaya?
Omer : Elif aku ini seorang polisi. Jika
terjadi suatu kejahatan, maka orang akan mencurigaiku. Aku mencoba untuk
memecahkan permasalahn, aku mencoba untuk menolongmu.
Elif : Bailah, kau bisa menurunkan aku disini.
Terimakasih. Selamat MAlam
Omer : Selamat malam. Elif kau jangan takut.
Ketika selesai mengantar Elif, Omer
mendapatkan telepon dari ahli kaligrafi, dia mengatakan kalau dari hasil
tulisan tangan Taner dia telah dipaksa untuk menulis pesan itu dan dia juga
tidak melakukan gantung diri.
Lalu tiba2 ada HP bordering, ternyata HP
tersebut adalah milik Elif. Omer memutuskan untuk putar balik mengembalikan HP
tersebut. Tapi penjaga rumah Elif mempersilakan Omer mengantar sendiri ke atas
karena Shift bekerja dia sudah habis.
Lalu ketika Elif masuk kerumahnya dia terkejut
melihat Metin sedang duduk di ruangan yang ada di rumahnya. Metin kemudian
memperlihatkan rekaman video dimana Asli telah mendorong ibu mereka sendiri
hingga tewas. Lalu Metin memberikan Elif tiket untuk pergi ke Roma. Sebelum
pergi Metin menanyakan dimana letak kamar Nilufer, karena Metin ingin mengambil
barang yanga da di kamar Nilufer. Elif ingin mengusir Metin, tapi tiba2 bel
rumahnya berbunyi. Metin lalu menodongkan pistol ke kepala Elif. Omer terus
memencet bel tersebut, tetapi tidak ada respon. Omer kemudian berteriak dan
mengatakan kalau dia ingin mengembalikan telepon Elif yang terjatuh di mobil.
Di dalam rumah Metin mengancam Elif dan menyuruh dia untuk mengusir Omer.
Kemudian Elif berteriak agar Omer meninggalkan rumahnya, dia sedang tidak ingin
berbicara dengan Omer, Elif meminta Omer menaruh telepon itu diluar dan
kemudian Omer harus pergi. Kemudian Elif mengatakan kalau dia tidak mencintai
Omer lagi dan sekarang mereka putus. Omer curiga dengan apa yang dikatakan oleh
Elif, lalu dia mengatakan kalau datang ke rumah Elif adalah sebuah kesalahan,
dan dia tidak akan pernah muncul lagi di hadapan Elif.
Mendengar hal itu Metin sangat senang. Lalu
dia meninggalkan Elif.
Omer tidak meninggalkan rumah Elif, setelah
keadaan Nampak tenang dia mengetuk2 pintu dan memberitahukan Elif kalau Omer
ada diluar. Elif lalu membukakan pintu.
Elif : Omer..Omer
Omer : Oke..oke..ini semua sudah berakhir.
Elif : Dia memasuki rumahku, bahkan rumahku
sekarang sudah tidak aman lagi.
Omer : Baiklah..baiklah sekarang sudah aman.
Jangan takut Elif, aku disini. Oke. Aku disini
Lalu dirumah sakit Pinar yang sedang menikmati
makan sambil menonton TV tiba2 didatangi oleh Tayyar. Tayyar sudah mengetahui
kalau Pinar sekarang sedang hamil, mendengar hal itu Tayyar terkejut.
Sementara itu dirumahnya Elif masih menangis
ketakutan .
Elif : Apa yang harus kulakukan?
Omer : Kita akan lebih berhati-hati. Tenang.
Elif : Bagaimana aku bisa tenang Omer.
Omer : Aku akan meningkatkan keamanan dan aku
akan lebih mempertegas perusahaan. Apa kau sudah tidak mempercayaikulagi?
Elif : Aku tidak pernah berhenti
mempercayaimu.
Omer : Jangan cemberut, tarik nafas dalam2.
Kau telah menghadapi Metin dengan baik dan sangat tenang. Rencana kita belum
berakhir. Aku akan mengajarimu untuk melindungi diri sendiri. Kita telah
mendekati mereka berbulan2. Mereka akan menyesal telah dilahirkan, karena
mereka akan mengerti kalau mereka berurusan dengan Signorina.
Elif : Aku akan cuci muka dulu.
Elif mencuci muka dengan sedih dan ketakutan
lalu datang Omer.
Omer : Dia datang untuk membicarakan tentang
Roma?
Elif : Dia membawa tiketnya
Omer : Bagus. Itu seperti yang sudah kita
diskusikan, lalu rencana akan segera menyusul. Elif, apa yang telah kita
bicarakan sebelumnya? Kelemahan tidak akan menyelesaikan masalah. Kalau kau
menyerah sekarang, maka kita kalah.
Elif : Omer.
Omer : Ya
Eif teringat dengan kata2 Metin tentang video
Asli, tetapi akhirnya Elif tidak jadi mengatakan kepada Omer yang sesungguhnya.
Kemudian Omer mengajak ELif untuk minum kopi.
Sementara itu Hussein sedang berada di rumah
istri mudanya merek sedang berbicara tentang rencana masa depan. Dia
menjanjikan pada istri mudanya kalau mereka akan memulai hidup yang baru
bersama dengan Demet dan juga Hasan.
Omer : Apa kau lebih baik sekarang? Elif ?
Elif : Metin datang menemuiku tidak hanya
memberikan tiket saja.
Omer : Lalu untuk apa dia datang?
Elif : Mengatakan sesuatu seperti ini
sangatlah sulit.
Omer: Orang yang ada dihadapanmu Omer, kau
mengenalku Elif, aku tidak mengerti apanya yang sulit?
Elif : Karena kau begitu sempurna, hidupmu,
orang2 disekitarmu dan juga keluargamu semuanya bersih dan tidak berdosa.
Tetapi hidupku seperti labirin, sangat rumit dan suram. Aku seperti perahu yang
terus terisi air, dan melarikan diri dari hal itu sepertinya tidak mungkin.
Omer : Sesuatu telah terjadi, sesuatu telah
terjadi, ayo, katakan kepadaku.
Elif : Bagaimana kau bisa menebak hal itu
Komisar Bey? Apa dahiku berkeringat, atau aku menyembunyikan sesuatu dimataku?
Omer : Bahkan kalau kau mau, mata kita tidak
bisa saling berpaling satu sama lain. Hutan yang tersembunyi dimatamu, dan
ketika banyak awan berkumpul. Aku bisa melihatnya. Seperti yang aku sedang
lihat sekarang. Ayo ikut denganku skarang.
Omer : Darimana mereka mendapatkan rekaman
ini? Tayyar Bey mengatakan kalau kamera CCTV telah dimatikan.
Elif : Pamn Tayyar mengatakan kepadakukalau
seseorang telah mencuri rekaman tersebut.
Omer : Laki-laki itu, Metin, benar2 tidak ada
yang tidak bisa dia lakukan.
Elif : Omer, kalau Asli melihat rekaman ini,
maka semuanya akan berakhir sekarang. Meskipun ini kecelakaan tetapi Asli akan
menyalahkan dirinya atas kematian Ibu kami.
Omer : Tenang Elif.
Elif : Bagaimana aku bisa tenang, Bagaimana
aku bisa tenang setelah aku melewati banyak hal seperti ini, dan sekarang apa
lagi ini. Bagaimana bisa Asli menerima tekanan seperti ini? Asli akan mencoba
bunuh diri sekali lagi, dan dia pasti akan melakukannya.
Omer : Hentikan, kita harus konsentrasi untuk
berpikir. Kita akan mencegah Metin mendekati Asli, Kita akan melindungi
saudara2mu. Metin tidak akan bisa mengganggu saudara2mu.
Elif : Nilufer?
Omer : Bukankah kau bilang kalau sekarang dia
berada di tangan yang amaan? Dia tidak akan bisa mengganggunya.
Elif : Dimanapun aku coba menyembunyikan
Nilufer, Metin pasti bisa menemukannya.
Omer : Aku tidak mengerti maksdumu.
Elif : Nilufer jatuh cinta kepada Metin.
Omer : Bagaimana bisa? Pria itu telahmenculik
kalian, tidak ada hal buruk yang dilakukan Metin kepada Nilufer kan?
Elif : Ini semua karena saudaraku sangat
bodoh, dia amat sangat bodoh sampai2 dia tidak sadar kalau dia sedang terlibat
dalam suatu masalah. Lihatlah kami Omer, Aku dan saudara2ku kami sedangterlibat
sebuah permainan dengan seorang psychopat.
Omer : Elif kau tidak akan mendapatkan apapun
kalau kau menangis dan bertingkah seperti ini. Tarik nafas yang dalam dan
tenanglah. Aku selalu ada disampingmu dan kita akan segera memecahkan masalah
ini. Sami Bey juga mempercayaimu Elif, kau tidak sendiri Elif.
Elif : Kau salah, ketika ayahku meninggal
salah satu sayapku patah, dan ketika ibuku meninggal, sayap yang staunya lagi
juga patah. Aku tidak memiliki satupun yang tersisa. Tetapi karena semua ini
telah terjadi, bagaimanapun juga aku harus melaluinya, Aku akan berdiri diatas
kedua kakiku seperti yang telah kulakukan sebelumnya. Aku akan menyelesaikan
semua permasalahan dan menjadikan rumah ini menjadi rumah yang damai untuk
saudara2ku.
Omer : Aku tahu kalau kau kuat Elif.
Elif : Kau mengatakan kalau kau akan selalu
berada disampingku, kita akan menangkap basah penjahat itu dan menghapus mereka
dari hidupku. Setelah itu aku bisa melanjutkan hidupku dari awal terakhir kali
aku meninggalkannya.
Sementara itu dirumah istri keduanya Husein
terkejut, berlian yang disembunyikan menghilang dan diapun memanggil istrinya,
dia memarahi istrinya dan memaksa istrinya untuk mengaku dimana dia memindahkan
berlian tersebut.
Lalu Pinar dijemput pulang oleh Tayyar, Tayyar
mengatakan kalau Pinar sedang hamil. Tayyar mengatakan kalau Pinar akan
mengandung bayi itu selama 9 bulan dan juga akan melahirkannya. Lalu setelah
bayi itu lahir akan dilakukan tes DNA, kalau bayi itu adalah bayi Taner maka
Pinar akan dipaksa untuk membunuh anaknya sendiri. Tayyar juga memberitahukan
kepada Pinar kalau Taner sudah meninggal. Mendengar hal itu Pinar hanya bisa
menangis.

EmoticonEmoticon